Pengaturan Membaca

Font Style

  • Arima
  • Nunito
  • Corben

Font Size

Vol.07 - Ch.24
Harem???

Diterjemahkan oleh: KuroMage pada 21 Juli 2020 .

Selamat Membaca….

Satu minggu setelah Denter resmi di nobatkan sebagai Pope yang baru. Kini Bishop Hanam dan rombongannya bersiap untuk kembali ke Kerajaan Esfort. Sejak hari pelantikan dirinya, Pope Denter menghabiskan waktu-waktunya dengan sibuk menangkap orang-orang yang terlibat dalam kasus penyerangan itu.

Jika ada waktu, ia menyempatkan diri untuk melakukan pertemuan dengan Cain. Namun karena mereka tak bisa menunjukan kepada umum Pope Denter menundukan kepalanya kepada Cain yang hanya seorang pengawal, mereka pun melakukan pertemuan ini secara rahasia.

Bishop Hanam sempat diminta untuk mengisi posisi Cardinal yang kosong dan membantu Pope di Kerajaan Marineford, namun dia dengan tegas menolaknya. Dia mengatakan bahwa dia ingin hidup dan mati untuk Kerajaan Esfort dan menyaksikan pencapaian Cain.

Perjalanan pulang dapat berlalu dengan aman dan damai. Ditengah perjalanan mereka sempat mampir kekota Genacy. Namun sepertinya disana masih dalam proses penggantian Priest karena Priest lama disana di tangkap karena terbukti terlibat dalam kasus penyerangan.

Dan masalah terbesar adalah, mereka sampai di Kota paling ujung Kerajaan Esfort, Kota Sylvester.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Earl Lagnav sangat senang mendengar bahwa Cardinal Denter yang merupakan kakakBishop Hanam dilantik menjadi Pope yang Baru. Dia sempat ingin mengadakan pesta yang meriah, namun Bishop Hanam menolaknya dan emyarankan untuk melakukan pesta yang sederhana saja.

Setelah dapat terbebas dari Earl Lagnav menyerahkannya pada Bishop Hanam, Cain pun langsung beristirahat. Beberapa hari kemudian, Cain dan rombongannya berhasil tiba di Ibukota kerajaan dan menyelesaikan misi pengawalan ini.

“…Jadi… Cain…. Apa ada yang ingin kamu bicarakan???”

Di sebuah ruang pertemuan di Istana, Cain terlemas dengan dikelilingi olrh sang Raja, Perdana Menteri Magna, serta Duke Eric.

“… Tidak ada kok…. Aku cuma sedikit berlebihan dalam menyampaikan keinginan para dewa…. Itu saja….”

Bishop Hanam telah memberikan laporan semua yang terjadi di Kerajaan Marineord, dan Cain pun dipanggil untuk menghadiri interogasi.

“Juga…. Aku mendengar bahwa kamu sudah membuat cermin yang dapat mengunakan sihir transfer….. apa kamu mengerti apa jadinya jika berita ini menyebar??”

Mereka sempat merasa lega karena benda ini hanya mampu diciptakan oleh Cain, namun mereka sadar keberadaan benda itu saja sudah merupakan sebuah masalah.

Cain pun dipaksa berjanji untuk merahasiakan hal ini kepada siapapun.

Terimakasih kepada para donatur!!! Kita sampai di Chapter terakhir, semooga bisa terus ramai….

“Aku janji tidak akan membuatnya lagi…. Jadi sudah tidak maslaah kan…”

“Tidak, memang benar sih… tapi suatu saat itu akan berguna…. Jadi….”

Cain berjanji untuk tidak membuatnya lagi, namun mereka mengetahui bahwa benda ini akan berguna disaat-saat darurat. Bahkan bagi sang raja itu bisa menjadi alat evakuasi darurat jika terjadi sesuatu. Itu sebabnya sang raja agak bimbang.

“… Yang Mulia… bagaimana jika anda sedikit lebih jujur….. anda ingin beliau membuatnya berdasarkan kebutuhan saja….”

Perdana menteri Magna pun memberikan saran.

“Yah, begitulah… Cain, bisakah kau membuatkannya satu lagi untuk keadaan darurat….. tentu saja ini harus dirahasiakan….”

“…Baiklah… Jika itu permintaan Yang Mulia.”

Cain pun membuatkan sepasang cermin besar dan meletakannya di tempat itu.

“Umm. Luar biasa…. Meskipun aku tidak bisa membayarnya dengan uang kerajaan, tapi aku akan membayarmu dengan aset pribadiku…..”

Seharusnya Cain hari ini menerima ceramah lagi, namun ia berhasil lolos karena sang raja luluh karena tergoda benda itu.

◇◇◇

Jangan lupa untuk komen ya…

Diruang kerja mansion keluarga Silford di ibukota,tiga orang wanita cantik sedang duduk dan bersantai disofa. Telestia, Silk, dan Liltana, setelah mereka bertiga lama tidak bertemu dengan Cain disekolah, mereka memaksa untuk mengunjungi mansion Cain.

Karena Cain masih ada tugas, jadi mereka dengan sedikit paksaan malah berkumpul di ruang kerja Cain dan bukannya diruang tamu.

Selain itu, ia juga akan memanggil Lizabeth yang ada di kota Drintle dan memintanya untuk kemari. Dan ketika empat orang gadis berkumpul, mereka saling berbincang seolah mereka tak pernah kehabisan topik untuk dibahas.

Cain terus melanjutkan pekerjaannnya sambil mendengarkan kemeriahan ini.

“…Cain-sama..Loh?? Eh???”

“Ada apaTeles?? Eh….?!”

Dari sebuah cermin besar yang ada di ruang kerjanya itu, tiba-tiba sosok Hinata muncul dan membuat semua gadis itu terkejut.

“Ah… Cain-sama… aku datang….”

“Ah…. Hinata….”

Cain pun menepuk dahinya karena kemunculan Hinata ini sungguh diwaktu yang amat buruk.

“Cain-sama… tolog jelaskan semua ini….”

“Cain-kun… kamu mau kan menceritakannya???”

“Cain….. Beliau ini Saint-sama kan…. kenapa bisa ada disini….”

“Ahaha, Anggota Harem Cain yang lain ya…. Menarik….”

Cain pun di kelilingi oleh Telestia, Silk dan Liltana. Ruangan itu pun diwarnai oleh suara Lizabeth yang tertawa.

Terimakasih telah mampir…

Selamat Membaca….

Satu minggu setelah Denter resmi di nobatkan sebagai Pope yang baru. Kini Bishop Hanam dan rombongannya bersiap untuk kembali ke Kerajaan Esfort. Sejak hari pelantikan dirinya, Pope Denter menghabiskan waktu-waktunya dengan sibuk menangkap orang-orang yang terlibat dalam kasus penyerangan itu.

Jika ada waktu, ia menyempatkan diri untuk melakukan pertemuan dengan Cain. Namun karena mereka tak bisa menunjukan kepada umum Pope Denter menundukan kepalanya kepada Cain yang hanya seorang pengawal, mereka pun melakukan pertemuan ini secara rahasia.

Bishop Hanam sempat diminta untuk mengisi posisi Cardinal yang kosong dan membantu Pope di Kerajaan Marineford, namun dia dengan tegas menolaknya. Dia mengatakan bahwa dia ingin hidup dan mati untuk Kerajaan Esfort dan menyaksikan pencapaian Cain.

Perjalanan pulang dapat berlalu dengan aman dan damai. Ditengah perjalanan mereka sempat mampir kekota Genacy. Namun sepertinya disana masih dalam proses penggantian Priest karena Priest lama disana di tangkap karena terbukti terlibat dalam kasus penyerangan.

Dan masalah terbesar adalah, mereka sampai di Kota paling ujung Kerajaan Esfort, Kota Sylvester.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Earl Lagnav sangat senang mendengar bahwa Cardinal Denter yang merupakan kakakBishop Hanam dilantik menjadi Pope yang Baru. Dia sempat ingin mengadakan pesta yang meriah, namun Bishop Hanam menolaknya dan emyarankan untuk melakukan pesta yang sederhana saja.

Setelah dapat terbebas dari Earl Lagnav menyerahkannya pada Bishop Hanam, Cain pun langsung beristirahat. Beberapa hari kemudian, Cain dan rombongannya berhasil tiba di Ibukota kerajaan dan menyelesaikan misi pengawalan ini.

“…Jadi… Cain…. Apa ada yang ingin kamu bicarakan???”

Di sebuah ruang pertemuan di Istana, Cain terlemas dengan dikelilingi olrh sang Raja, Perdana Menteri Magna, serta Duke Eric.

“… Tidak ada kok…. Aku cuma sedikit berlebihan dalam menyampaikan keinginan para dewa…. Itu saja….”

Bishop Hanam telah memberikan laporan semua yang terjadi di Kerajaan Marineord, dan Cain pun dipanggil untuk menghadiri interogasi.

“Juga…. Aku mendengar bahwa kamu sudah membuat cermin yang dapat mengunakan sihir transfer….. apa kamu mengerti apa jadinya jika berita ini menyebar??”

Mereka sempat merasa lega karena benda ini hanya mampu diciptakan oleh Cain, namun mereka sadar keberadaan benda itu saja sudah merupakan sebuah masalah.

Cain pun dipaksa berjanji untuk merahasiakan hal ini kepada siapapun.

Terimakasih kepada para donatur!!! Kita sampai di Chapter terakhir, semooga bisa terus ramai….

“Aku janji tidak akan membuatnya lagi…. Jadi sudah tidak maslaah kan…”

“Tidak, memang benar sih… tapi suatu saat itu akan berguna…. Jadi….”

Cain berjanji untuk tidak membuatnya lagi, namun mereka mengetahui bahwa benda ini akan berguna disaat-saat darurat. Bahkan bagi sang raja itu bisa menjadi alat evakuasi darurat jika terjadi sesuatu. Itu sebabnya sang raja agak bimbang.

“… Yang Mulia… bagaimana jika anda sedikit lebih jujur….. anda ingin beliau membuatnya berdasarkan kebutuhan saja….”

Perdana menteri Magna pun memberikan saran.

“Yah, begitulah… Cain, bisakah kau membuatkannya satu lagi untuk keadaan darurat….. tentu saja ini harus dirahasiakan….”

“…Baiklah… Jika itu permintaan Yang Mulia.”

Cain pun membuatkan sepasang cermin besar dan meletakannya di tempat itu.

“Umm. Luar biasa…. Meskipun aku tidak bisa membayarnya dengan uang kerajaan, tapi aku akan membayarmu dengan aset pribadiku…..”

Seharusnya Cain hari ini menerima ceramah lagi, namun ia berhasil lolos karena sang raja luluh karena tergoda benda itu.

◇◇◇

Jangan lupa untuk komen ya…

Diruang kerja mansion keluarga Silford di ibukota,tiga orang wanita cantik sedang duduk dan bersantai disofa. Telestia, Silk, dan Liltana, setelah mereka bertiga lama tidak bertemu dengan Cain disekolah, mereka memaksa untuk mengunjungi mansion Cain.

Karena Cain masih ada tugas, jadi mereka dengan sedikit paksaan malah berkumpul di ruang kerja Cain dan bukannya diruang tamu.

Selain itu, ia juga akan memanggil Lizabeth yang ada di kota Drintle dan memintanya untuk kemari. Dan ketika empat orang gadis berkumpul, mereka saling berbincang seolah mereka tak pernah kehabisan topik untuk dibahas.

Cain terus melanjutkan pekerjaannnya sambil mendengarkan kemeriahan ini.

“…Cain-sama..Loh?? Eh???”

“Ada apaTeles?? Eh….?!”

Dari sebuah cermin besar yang ada di ruang kerjanya itu, tiba-tiba sosok Hinata muncul dan membuat semua gadis itu terkejut.

“Ah… Cain-sama… aku datang….”

“Ah…. Hinata….”

Cain pun menepuk dahinya karena kemunculan Hinata ini sungguh diwaktu yang amat buruk.

“Cain-sama… tolog jelaskan semua ini….”

“Cain-kun… kamu mau kan menceritakannya???”

“Cain….. Beliau ini Saint-sama kan…. kenapa bisa ada disini….”

“Ahaha, Anggota Harem Cain yang lain ya…. Menarik….”

Cain pun di kelilingi oleh Telestia, Silk dan Liltana. Ruangan itu pun diwarnai oleh suara Lizabeth yang tertawa.

Terimakasih telah mampir…

Perhatian!!!

Kurozuku hanya sebatas Menerjemahkan cerita novel kedalam bahasa Indonesia. Hak cipta cerita novel sepenuhnya dimiliki oleh penerbit dan penulis aslinya.

Comments

33 tanggapan untuk “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 7 Chapter 24”

  1. Keita shaleh berkata:

    Gas first komen

  2. Siotong berkata:

    First1!1!1!

  3. Rizki berkata:

    Waktu nya ke bab 8???

  4. Shiput berkata:

    Mantab harem

  5. Keita shaleh berkata:

    Wkwk semua pada kumpul para tunangan nya cain

  6. Hogaku berkata:

    Lanjut min

  7. Maple berkata:

    ini bab 7 udah beres kah? kirain sampai chapter 50’an :v

  8. Goddess Lime berkata:

    Bentar Lagi Dewa Lime, Reno, sama Bela gabung jadi harem Cainn

  9. Nana berkata:

    Lanjut

  10. Yusuf berkata:

    Lanjutkan

  11. Yashu berkata:

    Ahhhh Bab 8 cuma beberapa Chapter nunggu yashu update nya lama nih WN habis enak baca wn apa ya

  12. Bahamut berkata:

    Up

  13. Reyvan berkata:

    Bab 8 cuma ada 4 chapter ?

  14. Dg_Sean berkata:

    Mantabbbb????????

  15. Ardian-kun berkata:

    Sebuah harem tidaklah lengkap tanpa kehadiran seorang loli:’v

  16. Asparagus boy berkata:

    Semangat TL-nya min……… Ditunggu kelanjutannya

  17. Dragoonz berkata:

    Mantab min monggo dilanjut..btw ga ada kelewat apa ya? Ga ada ceritanya niy min…cain healing bokapnya lizabeth nih…mungkin side storynya ada ga? …kasian bokapnya lizabeth sakit ga bangun2

  18. Waifu Bahamut berkata:

    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⣠⠤⠖⠚⢉⣩⣭⡭⠛⠓⠲⠦⣄⡀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
    ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⡴⠋⠁⠀⠀⠊⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠉⠳⢦⡀⠀⠀⠀⠀
    ⠀⠀⠀⠀⢀⡴⠃⢀⡴⢳⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠙⣆⠀⠀⠀
    ⠀⠀⠀⠀⡾⠁⣠⠋⠀⠈⢧⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠈⢧⠀⠀
    ⠀⠀⠀⣸⠁⢰⠃⠀⠀⠀⠈⢣⡀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠈⣇⠀
    ⠀⠀⠀⡇⠀⡾⡀⠀⠀⠀⠀⣀⣹⣆⡀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢹⠀
    ⠀⠀⢸⠃⢀⣇⡈⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⡑⢄⡀⢀⡀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⡇
    ⠀⠀⢸⠀⢻⡟⡻⢶⡆⠀⠀⠀⠀⡼⠟⡳⢿⣦⡑⢄⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⡇
    ⠀⠀⣸⠀⢸⠃⡇⢀⠇⠀⠀⠀⠀⠀⡼⠀⠀⠈⣿⡗⠂⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⠁
    ⠀⠀⡏⠀⣼⠀⢳⠊⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠱⣀⣀⠔⣸⠁⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢠⡟⠀
    ⠀⠀⡇⢀⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠠⠀⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⠃⠀
    ⠀⢸⠃⠘⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢸⠁⠀⠀⢀⠀⠀⠀⠀⠀⣾⠀⠀
    ⠀⣸⠀⠀⠹⡄⠀⠀⠈⠁⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⡞⠀⠀⠀⠸⠀⠀⠀⠀⠀⡇⠀⠀
    ⠀⡏⠀⠀⠀⠙⣆⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⣠⢶⡇⠀⠀⢰⡀⠀⠀⠀⠀⠀⡇⠀⠀
    ⢰⠇⡄⠀⠀⠀⡿⢣⣀⣀⣀⡤⠴⡞⠉⠀⢸⠀⠀⠀⣿⡇⠀⠀⠀⠀⠀⣧⠀⠀
    ⣸⠀⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠉⠀⠀⠀⢹⠀⠀⢸⠀⠀⢀⣿⠇⠀⠀⠀⠁⠀⢸⠀⠀
    ⣿⠀⡇⠀⠀⠀⠀⠀⢀⡤⠤⠶⠶⠾⠤⠄⢸⠀⡀⠸⣿⣀⠀⠀⠀⠀⠀⠈⣇⠀
    ⡇⠀⡇⠀⠀⡀⠀⡴⠋⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠸⡌⣵⡀⢳⡇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢹⡀
    ⡇⠀⠇⠀⠀⡇⡸⠁⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠙⠮⢧⣀⣻⢂⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢧
    ⣇⠀⢠⠀⠀⢳⠇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠈⡎⣆⠀⠀⠀⠀⠀⠘
    ⢻⠀⠈⠰⠀⢸⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠰⠘⢮⣧⡀⠀⠀⠀⠀
    ⠸⡆⠀⠀⠇⣾⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢠⠆⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠙⠳⣄⡀⢢⡀

  19. psp06 berkata:

    Hr ini tak ad update ya?

  20. Ngotak dong telason adminnya kemarin dah update banyak chapter ,kasih adminnya istirahat lah

  21. Chandra Putra berkata:

    Ditunggu nextnya min!

  22. Bos69 berkata:

    Anjay wkwk,gak nyusahin admin yak

  23. Bahamut berkata:

    Besok pagi kata si admin di ig

  24. Roxy berkata:

    Novel apa yang akan diTL lagi min??

  25. Rein berkata:

    Min kapan lanjut penasaran nih sama lanjutannya >.<

  26. Unknown berkata:

    Lanjut vol 8nya min

  27. Kaisar berkata:

    Dapat 5 jadi kurang 5 ya kalau menurut jumlah kamar ratu dan selirnya diistana cain di dintle ada 10 kamar buat istri

  28. reader berkata:

    makasih min

  29. PK berkata:

    Hooo

    #Terimakasih KuroMage-sensei, semoga sehat selalu 🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *