Pengaturan Membaca

Font Style

  • Arima
  • Nunito
  • Corben

Font Size

Vol.08 - Ch.01
Tiga Sosok yang Mengejutkan

Diterjemahkan oleh: KuroMage pada 23 Juli 2020 .

Selamat Membaca....

Hari-hari Cain terus berlanjut sambil sesekali melakukan pertemuan dengan Alex membahas tentang pengembangan kota Drintle.

Meskipun Cain telah menjadi seorang Margrave yang tergolong ke  dalam bangsawan kelas atas, namun ia tidaklah memiliki banyak fraksi. Ia tak tahu orang lain selain Alex yang pantas dia andalkan. Dan para petinggi kerajaan pun mengerti akan hal itu, sehingga mereka menjadikan Alex sebagai wakilnya.

Dan saat ini wakilnya itu sedang bekerja memastikan wilayah-wilayah yang diserahkan oleh Republik Ilstein. Masih perlu waktu sebelum daerah-daerah itu diserahkan kepada Cain.

Dan di tengah kesibukan ini, datanglah sebuah panggilan dari Istana untuk Cain.

“Kira-kira ada apa ya…”

Awalnya Cain mengira ini adalah panggilan biasa, namun ternyata amplop itu disegel dengan lilin dan dikirim oleh utusan resmi.

“Sepertinya ini undangan resmi ya…. Sebenarnya selain para menteri hampir tidak ada bangsawan yang datang ke Istana….”

Cain mengangguk mendengar penjelasan Collin ketika Cain menyerahkan surat itu padanya.

“Untuk sementara aku ke Istana saja dulu…. Aku titip mansion ini ya….”

Cain pun segera menaiki kereta kudanya dan menuju ke Istana.

◇◇◇

Sesampainya di Istana, segera salah seorang pelayan membawa Cain ke sebuah ruang pertemuan yang berbeda dari biasanya digunakan. Di ruangan itu, sudah ada Sang Raja, Duke Eric, Perdana Menteri Magna, dan Garm, ayahnya. Namun kali ini ada satu lagi sosok orang yang duduk sendirian.

Sepertinya orang itu adalah ras Beastmen, dia memiliki telinga seperti seekor serigala di kepalanya. Sosok Beastmen itu menatap ke arah Cain dan kemudian tampak terkejut. Lalu ia berusaha menyembunyikan keterkejutan itu dengan menundukkan kepalanya. Dan beberapa saat kemudian ia kembali menatap ke depan.

“Maaf membuat kalian menunggu….”

“Ooh aku sudah menunggumu, cepat duduk di sana….”

Ketika Cain datang sang raja bertingkah seolah mereka memang menunggu kehadiran Cain. Setelah memastikan Cain telah duduk di sofa, Perdana Menteri Magna pun mulai berbicara.

“Baiklah, mari kita mulai melakukan negosiasi sebelum pengumuman resmi… Karena ini pertama kalinya bagi Margrave Cain, mari kita berkenalan dulu… Beliau ini adalah Hagness-dono, beliau tinggal di kerajaan kita sebagai duta perwakilan dari Beast Kingdom Kermes. Sebenarnya…. Pada saat ini, Beast Kingdom Kermes sedang mendapatkan invasi dari Kekaisaran Vysus….”

Cain pun mengerutkan keningnya setelah mendengar perkataan Perdana Menteri Magna. Memang sebelumnya ia pernah mendengar bahwa Kekaisaran sering menyerang negara-negara tetangga, namun akhir-akhir ini ia tidak mendengar tentang adanya penyerangan itu.

Pada kenyataannya, Beast Kingdom Kermes sudah menerima serangan dari Kekaisaran beberapa kali. Namun berkat tubuh binatang mereka yang memiliki kekuatan fisik lebih tinggi daripada manusia biasa, mereka masih dapat menghadapi serangan itu. Begitulah yang Cain baca dari buku sejarah.

Selain itu, Cain juga mengetahui bahwa Beast Kingdom Kermes dan Kerajaan Esfort menjalin hubungan aliansi meskipun kedua wilayah kerajaan ini tidak bertetangga. Karena tidak memungkinkan melakukan perdagangan melalui darat akibat terhalang oleh Kekaisaran Vysus, maka kedua kerajaan melakukan perdagangan melalui laut. Banyaknya ras Beastmen yang tinggal di Kerajaan Esfort ini mungkin adalah orang-orang yang pindah dari Beast Kingdom untuk mencari peluang hidup.

Dan pada kenyataannya sang Direktur Perusahaan Sarakhan yang merupakan ras Beastmen sudah pindah ke Kerajaan ini sejak jaman orang tuanya.

“….Jadi ada masalah apa yang kita bahas hari ini?? Aku dengar bahwa Beast Kingdom jauh lebih kuat kalau soal kekuatan fisik…..”

“Hagness-dono, bisakah kau menceritakannya??”

Hagness tampak keberatan menceritakannya meskipun ini adalah permintaan Perdana Menteri Magna.

“Pertama-tama saya minta maaf karena datang dalam kondisi seperti ini…. Saya mendengar bahwa kita sedang menunggu para petinggi kerajaan berkumpul, tapi mengapa ada anak-anak di sini?? Bahkan dari nada bicara Anda semua, dari tadi kita sedang menunggu anak ini???”

Meskipun para petinggi kerajaan Esfort telah memahami kemampuan Cain sebagai seorang bangsawan, namun kenyataan bahwa Cain adalah seorang utusan dewa masih disembunyikan dan tidak bisa dibiarkan tersebar begitu saja. Itu sebabnya Hagness yang baru pertama kali bertemu dengan Cain jadi bertanya-tanya mengapa bisa ada seorang anak kecil di tempat seperti ini. Dan memang itu adalah respons yang wajar.

“Hagnes-dono… saya memaklumi jika Anda berpendapat seperti itu…. Namun Margrave Cain ini adalah putra Margrave Garm, dan dengan kemampuan dan bakatnya dia dapat memerintah wilayahnya sebagai seorang Margrave…. Terlebih beliau ini adalah tunangan Tuan Puteri dan Puteri Duke Eric…. dia bahkan bertunangan dengan putri Duke Libert…. Saya rasa setelah mendengar semua ini Anda dapat memahami betapa pentingnya sosok beliau ini….”

“Tapi tetap saja….”

Hagness berusaha untuk memahami apa yang dijelaskan oleh Perdana Menteri Magna, namun tampaknya ia masih belum bisa menerima.

“Ngomong-ngomong, beliau ini adalah orang terkuat di kerajaan ini…. Kau mengenal Komandan Royal Knight kami kan? Puteri Duke Libert itu…. Beliau ini jauh lebih kuat dari itu…”

“… eh?”

Hagness pun terkejut mendengar pernyataan Sang Raja. Awalnya dia berpikir bahwa meskipun anak itu memiliki bakat dalam militer, namun hanyalah anak-anak. Tetapi setelah mendengar kata ‘terkuat di Kerajaan ini’ disebutkan, dia pun menjadi sangat terkejut.

Pada dasarnya Beast Kingdom adalah sebuah kerajaan yang menjunjung tinggi ungkapan “Kekuatan adalah Keadilan”, karena itu, Ras singa-lah yang selalu menjadi pemimpin mereka  dari generasi ke generasi. Maka wajar jika Hagness sangat terkejut dengan apa yang ia dengar.

“Haha.. Sepertinya bahkan jika satu kerajaan Esfort ini melawan Cain-kun sendirian sepertinya bisa dipastikan kita akan kalah…”

Hagness pun semakin terdiam setelah mendengar lawakan Duke Eric yang mengejutkan itu.

“Mungkin itu benar…. Sudah, kalau kita seperti ini terus tidak akan ada kemajuan.. Jadi mari kita lanjutkan diskusi ini…”

Setelah kembali tersadar, Hagness pun mulai menjelaskan situasi yang terjadi saat ini.

Invasi itu terjadi begitu mendadak. Pada awalnya mereka mengira dapat menangani invasi itu seperti biasanya. Namun kenyataannya jauh berbeda. Banyak prajurit dan penyihir kuat yang membuat beberapa kota mereka dihancurkan dan dijajah.

Yang paling kuat di antara para penyerang itu adalah dua orang ksatria dan satu orang penyihir wanita. Dan pada akhirnya Beast Kingdom Kermes kalah oleh ketiga orang ini.

“Bahkan kekuatan jendral kami pun tidak dapat menangani mereka…. Oleh karena itu saya datang ke Kerajaan Esfort untuk meminta bantuan….”

“Meski begitu, kami tidak bisa memberikan bantuan terang-terangan dalam peperangan melawan Kekaisaran Vysus… Kemungkinan besar kami hanya bisa mendukung dengan mengirimkan orang-orang yang mahir dalam menggunakan sihir pemulihan…”

Beast Kingdom Kermes memiliki ketersediaan pangan yang cukup tinggi sehingga mereka tidak terlalu kesulitan soal pangan. Namun karena kebanyakan Beastmen tidak banyak yang memiliki kecocokan dengan sihir maka umumnya mereka menggunakan potion atau menyewa petualang untuk melakukan pemulihan.

Lalu di tengah kekalahan yang terus berulang ini, jumlah persediaan potion mereka pun menipis namun jumlah korban jiwa semakin meningkat. Oleh karena itu mereka mengirim utusan untuk meminta bantuan kepada Kerajaan Esfort.

“Sebagai aliansi, Kerajaan Esfort kami akan mengirimkan bantuan berupa Potion dan orang-orang yang mahir dalam sihir pemulihan… Tentunya kami tidak akan mengirimkan orang untuk bertarung di garis depan…. Meskipun begitu… Aku tidak menyangka bahwa tiga orang saja sudah bisa membuat kerusakan di sana separah itu…”

Sang raja bergumam sambil menyilangkan tangannya.

“Menurut informasi yang kami dapatkan dari regu pengintai, mereka ini disebut-sebut sebagai Hero, Holy Knight dan Sage….”

Ketika mendengar hal itu, Cain pun refleks menggebrak meja dan kemudian berdiri.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami...

Comments

32 tanggapan untuk “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 1”

  1. Bahamut berkata:

    Up

  2. Skredix berkata:

    Mantap min

  3. ルトフィ berkata:

    Firts

  4. Bahamut berkata:

    Hoho tidak semudah itu ferguso

  5. Dragoonz berkata:

    makasih min updatenya..sehat slalu ya

  6. Ferguso berkata:

    Apa manggil²

  7. Nana berkata:

    Nanggung min next

  8. Yusuf berkata:

    Hooo ini tohh sebabnya pembunuh pope kmren ambil batu pemanggil… untuk memanggil orang dunia lain untuk perang… hmm mgkn bakal jdi temennya si cain juga sii klo sifatnya gak tengil… yah secara si cain kekurangan temen laki2 seumuran…

  9. Dg_Sean berkata:

    Mungkin begitu yaa, bisa jadi bisa jadi

  10. Namikaze berkata:

    test comment

  11. Kuuhaku berkata:

    Misi mau tanya baca raw dimana ya. Ncode cuma sampai chp 4.thanks

  12. Keita shaleh berkata:

    Dugaan gue sih ini yang di panggil dari dunia lain lalu kita liat apakah jadi temen nya Cain atau malah jadi musuh?

  13. DivoR berkata:

    oke lanjut min semngat nge tl nya , ngmng2 rawnya vol 8 smpe chptr brpa ya??

  14. Hito berkata:

    Uppp

  15. Hogaku berkata:

    Lanjut min

  16. Ramadhani berkata:

    Tolong pastikan waktu keluarnya jadi saya bisa membaca saat novelnya keluar

    • Another berkata:

      Pantau aja terus nih web, semakin sering anda buka web ini, semakin banyak rupiah yang admin dapat, itung2 bantu nih web bagi yang gak pernah donasi

  17. Joooooooohcok berkata:

    Indonesia banget. Mau tamat aja 1 ch/hari… Ga konsisten 2 ch/hari. Bukannya gw ga berterima kasih sama adminnya, pokoknya terima kasih banget min. Gw tau mungkin admin lagi garap projek barunya (semangat aja, semoga masih rame ada yanh berkunjung).
    Kadang juga komen kek gini, lalu ada yg bales, “kalo ga usah simpel, ga usah berkunjung bro”. Batin aja sih, mungkin nanti akan ada yg ngebatin kek gitu.
    Intinya, gw berharap admin tetap konsisten 2ch/hari. Syukur2 lebih. Terima kasih banget dah.

    • Another berkata:

      Lu juga indonesia banget

    • Aron berkata:

      Hmm….
      Lol…
      Lucu banget si kamu ini udah dikasih up juga sama admin.
      Btw kalau pun volume ke 8 cuma satu chapter/hari up masih wajar wong wn nya aja masih di chapter ke 8…
      LOL..
      Dan misalkan admin nya belum up ya sabar …
      Kan admin nya punya urusan yang lain

  18. Another berkata:

    Up

  19. Ustadz Bahamut berkata:

    Buat si admin yang sabar aja, mulai banyak haters bermunculan, seperti kata orang2 dulu “dikasih hati malah minta jantung”, ketika anda sudah konsisten 2 ch/hari para pembaca masih saja kurang dan minta lebih, apalagi kalau anda uploadnya cuma 1 ch, heee mulut2 para pembaca sudah siap menghujat. Yang penting sabar aja, terima kasih. Terus jangan kapok buat nge tl novel2 lain

  20. Aron berkata:

    Hmm….
    Lol…
    Lucu banget si kamu ini udah dikasih up juga sama admin.
    Btw kalau pun volume ke 8 cuma satu chapter/hari up masih wajar wong wn nya aja masih di chapter ke 8…
    LOL..
    Dan misalkan admin nya belum up ya sabar …
    Kan admin nya punya urusan yang lain

  21. PK berkata:

    Pasti itu adiknya Cain

    #Terimakasih KuroMage-sensei, semoga sehat selalu 🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *